"ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH"

Jumat, 10 Februari 2017

Al Maa'idah(Hidangan) - Ayat 95



95. Hai orang – orang yang beriman, janganlah kamu membunuh binatang buruan 436), ketika kamu sedang ihram. Barangsiapa di antara kamu membunuhnya dengan sengaja, maka dendanya ialah mengganti dengan dengan binatang ternak seimbang dengan buruan yang dibunuhnya, menurut putusan dua orang yang adil di antara kamu sebagai had-ya 437) yang dibawa sampai ke Ka’bah 438) atau (dendanya) membayar kaffarat dengan memberi makan orang – orang miskin 439), atau berpuasa seimbang dengan makanan yang dikeluarkan itu 440), supaya dia merasakan akibat yang buruk dari perbuatannya. Allah telah memaafkan apa yang telah berlalu 441). Dan barangsiapa yang kembali mengerjakannya, niscaya Allah akan menyiksanya. Allah Maha Kuasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) menyiksa.

436). Ialah: binatang buruan baik yang boleh dimakan atau tidak, kecuali burung gagak, burung elang, kalajengking, tikus dan anjing buas. Dalam suatu riwayat termasuk juga ular.
437). Lihat note 391.
438). Yang dibawa sampai ke daerah haram untuk disembelih di sana dan dagingnya dibagikan kepada fakir miskin.
439). Seimbang dengan harga ternak yang akan mengganti binatang yang dibunuhnya itu.
440). Yaitu puasa yang jumlah harinya sebanyak mud yang diberikan kepada fakir miskin, dengan catatan: seorang fakir miskin mendapat satu mud (lebih kurang 6 ons).
441). Maksudnya: membunuh binatang sebelum turun ayat yang mengharamkan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar