44. Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik - baik hamba. Sesungguhnya dia amat ta'at (kepada Tuhannya) 1304).
1304). Nabi Ayyub A.S. menderita penyakit kulit beberapa waktu lamanya
dan dia memohon pertolongan kepada Allah S.W.T. Allah kemudian memperkenankan
doanya dan memerintahkan agar dia menghentakkan kakinya ke bumi. Ayyub menaati
perintah itu maka keluarlah air dari bekas kakinya atas petunjuk Allah, Ayyub
pun mandi dan minum dari air itu, sehingga sembuhlah dia dari penyakitnya dan
dia dapat berkumpul kembali dengan keluarganya. Maka mereka kemudian berkembang
biak sampai jumlah mereka dua kali lipat dari jumlah sebelumnya. Pada suatu
ketika, Ayyub teringat akan sumpahnya, bahwa dia akan memukul istrinya bilamana
sakitnya sembuh disebabkan istrinya pernah lalai mengurusinya sewaktu dia masih
sakit. Akan tetapi timbul dalam hatinya rasa hiba dan sayang kepada istrinya
sehingga dia tidak dapat memenuhi sumpahnya. Oleh sebab itu turunlah perintah
Allah seperti yang tercantum dalam ayat 44 di atas, agar dia dapat melaksanakan
sumpahnya dengan tidak menyakiti istrinya yaitu memukulnya dengan seikat
rumput.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar