"ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH"

Senin, 25 Desember 2017

Al A’raf (Tempat Tertinggi) - Ayat 129



129. Kaum Musa berkata: “Kami telah ditindas (oleh Fir’aun) sebelum kamu datang kepada kami dan sesudah kamu datang 556)”. Musa menjawab: “Mudah – mudahan Allah membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di bumi-(Nya), maka Allah akan melihat bagaimana perbuatanmu 557).

556). Mereka mengeluh kepada Musa A.S. bahwa nasib mereka sama saja; baik sebelum kedatangan Musa A.S. untuk menyeru mereka kepada agama Allah dan melepaskan mereka dari perbudakan Fir’aun, maupun sesudahnya. Ini menunjukkan kekerdilan jiwa dan kelemahan daya juang pada mereka.
557). Maksudnya: Allah akan membalas perbuatanmu, yang baik dibalas dengan yang baik dan yang buruk dibalas dengan yang buruk.

Minggu, 24 Desember 2017

Al A’raf (Tempat Tertinggi) - Ayat 128



128. Musa berkata kepada kaumnya: “Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah, sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan hamba – hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang – orang yang bertakwa.”

Sabtu, 23 Desember 2017

Al A’raf (Tempat Tertinggi) - Ayat 127



127. Berkatalah pembesar – pembesar dari kaum Fir’aun (kepada Fir’aun): “Apakah kamu membiarkan Musa dan kaumnya untuk membuat kerusakan di negeri ini (Mesir) dan meninggalkan kamu serta tuhan – tuhanmu?”. Fir’aun menjawab: "Akan kita bunuh anak – anak lelaki mereka dan kita biarkan hidup perempuan – perempuan mereka; dan sesungguhnya kita berkuasa penuh di atas mereka.”

Jumat, 22 Desember 2017

Al A’raf (Tempat Tertinggi) - Ayat 126



126. Dan kamu tidak menyalahkan kami, melainkan karena kami telah beriman kepada ayat – ayat Tuhan kami ketika ayat – ayat itu datang kepada kami”. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu).”

Kamis, 21 Desember 2017

Al A’raf (Tempat Tertinggi) - Ayat 125



125. Ahli – ahli sihit itu menjawab: “Sesungguhnya kepada Tuhanlah kami kembali.”