10. Sesungguhnya orang-orang yang
memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api
sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala
(neraka).
Rabu, 25 Mei 2016
Selasa, 24 Mei 2016
An Nisa' (Wanita) - Ayat 9
9. Dan hendaklah takut kepada
Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakan mereka anak-anak yang
lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu
hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan
perkataan yang benar.
Senin, 23 Mei 2016
An Nisa' (Wanita) - Ayat 8
8. Dan apabila sewaktu pembagian
itu hadir kerabat 270), anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari
harta itu 271) (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.
270). Kerabat di sini maksudnya :
kerabat yang tidak mempunyai hak warisan dari harta benda pusaka.
271). Pemberian sekadarnya itu
tidak boleh lebih dari sepertiga harta warisan.
Minggu, 22 Mei 2016
An Nisa' (Wanita) - Ayat 7
7. Bagi laki-laki ada hak bagian
dari harta peninggalan ibu-bapak dan kerabatnya, dan bagi orang wanita ada hak
bagian (pula) dari harta peninggalan ibu-bapak dan kerabatnya, baik sedikit
atau banyak menurut bagian yang telah ditetapkan.
Sabtu, 21 Mei 2016
An Nisa' (Wanita) - Ayat 6
6. Dan ujilah 269) anak yatim itu
sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka
telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka
harta-hartanya. Dan janganlah kamu makan harta anak yatim lebih dari batas
kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (membelanjakannya) sebelum mereka
dewasa. Barangsiapa (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah ia menahan
diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan barangsiapa miskin, maka bolehlah
ia makan harta itu menurut yang patut. Kemudian apabila kamu menyerahkan harta
kepada mereka, maka hendaklah kamu adakan saksi-saksi (tentang penyerahan itu)
bagi mereka. Dan cukuplah Allah sebagai Pengawas (atas persaksian itu).
269). Yakni mengadakan
penyelidikan terhadap mereka tentang keagamaan, usaha-usaha mereka, kelakuan
mereka dan lain-lain sampai diketahui bahwa anak itu dapat dipercaya.
Langganan:
Postingan (Atom)