"ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH"

Senin, 31 Agustus 2015

Al Baqoroh (Sapi Betina) - Ayat 228

228. Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru' 142). Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujikinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) itu menghendaki islah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya 143). Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

142). Quru' dapat diartikan suci atau haid.
143). Hal ini disebabkan karena suami bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kesejahteraan rumah tangga (lihat ayat 34 surat An Nisa').

Minggu, 30 Agustus 2015

Al Baqoroh (Sapi Betina) - Ayat 227

227. Dan jika mereka ber'azam (bertetap hati untuk) talak, maka sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Sabtu, 29 Agustus 2015

Al Baqoroh (Sapi Betina) - Ayat 226

226. Kepada orang-orang yang meng-ila' istrinya 141) diberi tangguh empat bulan (lamanya). Kemudian jika mereka kembali (kepada istrinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

141). "Meng-ila' "istri maksudnya: bersumpah tidak akan mencampuri istri. Dengan sumpah ini seorang wanita menderita, karena tidak disetubuhi dan tidak pula diceraikan. Dengan turunnya ayat ini, maka suami setelah 4 bulan harus memilih antara kembali menyetubuhi istrinya lagi dengan membayar kafarat sumpah atau menceraikan.

Jumat, 28 Agustus 2015

Al Baqoroh (Sapi Betina) - Ayat 225

225. Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Allah menghukum kamu disebabkan (sumpahmu) yang disengaja (untuk bersumpah) oleh hatimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. 140).

140). Halim artinya penyantun, tidak segera menyiksa orang yang berbuat dosa.

Kamis, 27 Agustus 2015

Al Baqoroh (Sapi Betina) - Ayat 224

224. Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwalah dan mengadakan islah di antara manusia 139). Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

139). Maksudnya: melarang bersumpah dengan mempergunakan nama Allah untuk tidak mengerjakan yang baik, seperti : demi Allah, saya tidak akan membantu anak yatim. Tetapi apabila sumpah itu telah terucapkan, haruslah dilanggar dengan membayar kafarat.