101. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar (Ismail A.S.). 1284).
1284). Yang dimaksud ialah Nabi Ismail A.S.
101. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar (Ismail A.S.). 1284).
1284). Yang dimaksud ialah Nabi Ismail A.S.
100. “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang - orang yang saleh.”
99. Dan Ibrahim berkata: 'Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku' 1283).
1283). Maksudnya: Ibrahim pergi ke suatu negeri untuk dapat menyembah
Allah dan berda'wah.
98. Mereka hendak melakukan tipu muslihat kepadanya, maka Kami jadikan mereka orang - orang yang hina ¹²⁸²).
1282). Maksudnya: Tuhan menggagalkan tipu daya mereka.
97. Mereka berkata: 'Dirikanlah suatu bangunan untuk (membakar) Ibrahim; lalu lemparkanlah dia ke dalam api yang menyala - nyala itu'.
95. Ibrahim berkata: 'Apakah kamu menyembah patung - patung yang kamu pahat itu?
93. Lalu dihadapinya berhala - berhala itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya (dengan kuat).
91. Kemudian ia pergi dengan diam - diam kepada berhala - berhala mereka; lalu ia berkata: 'Apakah kamu tidak makan ¹²⁸¹)?'.
1281). Maksud Ibrahim dengan perkataan itu, ialah mengejek berhala - berhala
itu, karena dekat berhala itu banyak diletakkan makanan - makanan yang baik
sebagai sajian - sajian.
86. Apakah kamu menghendaki sembah - sembahan selain Allah dengan jalan berbohong?.
85. (Ingatlah) ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: 'Apakah yang kamu sembah itu?'.
84. (Ingatlah) ketika ia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci ¹²⁸⁰).
1280). Maksud "datang kepada Tuhannya" ialah mengikhlaskan
hatinya kepada Allah dengan sepenuh - penuhnya.
83. Dan sesungguhnya Ibrahim benar - benar termasuk golongannya (Nuh) ¹²⁷⁹).
1279). Maksudnya: Ibrahim termasuk golongan Nuh A.S. dalam keimanan
kepada Allah dan pokok - pokok ajaran agama.
80. Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang - orang yang berbuat baik.
78. Dan Kami abadikan untuk Nūḥ itu (pujian yang baik) di kalangan orang yang datang kemudian;
75. Sesungguhnya Nūḥ telah menyeru Kami; maka sesungguhnya sebaik - baik yang memperkenankan (adalah Kami).
73. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang - orang yang diberi peringatan itu,
72. dan sesungguhnya telah Kami utus pemberi - pemberi peringatan (rasul - rasul) di kalangan mereka.
71. Dan sesungguhnya telah sesat sebelum mereka (Quraisy) sebagian besar dari orang - orang yang dahulu,